riwayat KH Uci turtusi
KH. Uci Turtusi—atau yang lebih akrab disapa Abah Uci (Abuya Uci Turtusi)—adalah salah satu ulama karismatik asal Banten yang sangat dicintai oleh jutaan jamaah. Beliau merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah di Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Berikut adalah kisah dan kilas perjalanan hidup sosok ulama tercinta ini:
1. Nasab dan Silsilah Keilmuan
Abah Uci merupakan putra dari ulama besar Banten, KH. Dimyathi bin KH. Romli (Mbah Dimyathi Cilongok). Sejak kecil, Abah Uci tumbuh di lingkungan pesantren yang kental dengan tradisi keilmuan Islam dan tasawuf.
Beliau menimba ilmu agama langsung dari ayahnya serta berguru ke berbagai ulama besar di tanah air, khususnya di wilayah Jawa Barat dan Banten, sebelum akhirnya melanjutkan estafet kepemimpinan Pesantren Al-Istiqlaliyah Cilongok.
2. Pengajian Ahad Pagi yang Fenomenal
Salah satu hal paling fenomenal dari Abah Uci adalah Pengajian Mingguan (Ahad Pagi) di Cilongok:
- Lautan Manusia: Setiap Minggu pagi, puluhan hingga ratusan ribu jamaah dari berbagai daerah (Tangerang, Jakarta, Bogor, Serang, hingga luar Jawa) berbondong-bondong datang sejak subuh.
- Macet Total: Jalur menuju Cilongok kerap padat puluhan kilometer, namun para jamaah tetap setia berjalan kaki demi mendengarkan ceramah beliau.
- Gaya Dakwah yang Khas: Abah Uci dikenal memiliki penyampaian yang lugas, tegas, humoris, namun sarat akan keilmuan fiqih, keimanan, dan tasawuf yang mendalam.
3. Karisma dan Kedekatan dengan Ulama Dunia
Kedudukan Abah Uci di kalangan ulama tidak hanya diakui secara lokal, tetapi juga internasional:
- Sahabat Tokoh-Tokoh Ulama: Beliau memiliki hubungan dekat dengan para ulama sepuh tanah air seperti Gus Dur (KH. Abdurrahman Wahid) dan Habib Luthfi bin Yahya.
- Dihormati Ulama Mancanegara: Tokoh ulama dunia, seperti Habib Umar bin Hafidz dari Tarim (Yaman) hingga Syekh Mustafa Mas'ad dari Mesir, pernah berkunjung ke kediaman beliau di Cilongok.
4. Kehadiran Acara Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jilani
Setiap tahunnya, Acara Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jilani yang diselenggarakan oleh Abah Uci di Cilongok menjadi salah satu majelis terbesar di Indonesia. Ratusan ribu orang berkumpul untuk berdoa, berdzikir, dan mengagungkan nama Allah SWT.
5. Wafat dan Momen Berduka
Abah Uci wafat pada Selasa pagi, 6 April 2021 (23 Sya'ban 1442 H). Kabar duka ini menyelimuti jutaan umat Islam, khususnya warga Banten dan Jawa Barat.
Ribuan pelayat mendatangi kompleks Pesantren Al-Istiqlaliyah untuk memberikan penghormatan terakhir. Meski kini beliau telah tiada, nasehat-nasehat, rekaman ceramah, dan teladan kebaikan Abah Uci tetap dihidupkan dan terus menginspirasi para murid serta jamaahnya hingga hari ini.
Comments
Post a Comment